Snack's 1967
Home (pin 5B739A67)
Sejarah pasirsabuk
Zodiak sunda
PASIR
SABUK
Encyclopedia nu medal zaman
WEB
Images
Local
Mobile Web (beta)
wilujeng sumping aa teteh abah ambu om tante..tepang deui dina halaman ka sundaan di halam ieu pribados bade midang keun sejarah sunda,,,namung dina midang keun nana ngaguna keun basa indonesia,,,ieu tujuan nana sangkan di pika ngarti ku baraya luar sunda...manga wilujeng ngaos wae dina ieu pidangan......
Sejarah singkat sunda
Nama Sunda mulai digunakan oleh Maharaja
Purnawarman dalam tahun 397 M untuk
menyebut ibukota kerajaan yang
didirikannya. Baik sumber-sumber prasasti
maupun sumber-sumber Cirebon
memberikan keterangan bahwa
Purnawarman berhasil menundukkan
musuh-musuhnya. Prasasti Munjul di
Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah
kekuasaannya mencakup pula pantai Selat
Sunda. Pustaka Nusantara, parwa II sarga 3
(halaman 159 - 162) menyebutkan bahwa di
bawah kekuasaan Purnawarman terdapat
48 raja daerah yang membentang dari
Salakanagara atau Rajatapura (di daerah
Teluk Lada Pandeglang) sampai ke
Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di
Jawa Tengah. Secara tradisional Cipamali
(Kali Brebes) memang dianggap batas
kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat
pada masa silam.
Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir
Muara, yang memberitakan Raja Sunda
dalam tahun 536 M, merupakan gejala
bahwa Ibukota Sundapura telah berubah
status menjadi sebuah kerajaan daerah. Hal
ini berarti, pusat pemerintahan
Tarumanagara telah bergeser ke tempat
lain. Contoh serupa dapat dilihat dari
kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara
(kota Perak), yang disebut Argyre oleh
Ptolemeus dalam tahun 150 M. Kota ini
sampai tahun 362 menjadi pusat
pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari
Dewawarman I - VIII).
Kata Sunda artinya Bagus/ Baik/ Putih/
Bersih/ Cemerlang, segala sesuatu yang
mengandung unsur kebaikan, orang Sunda
diyakini memiliki etos/ watak/
karakter Kasundaan sebagai jalan menuju
keutamaan hidup. Watak / karakter Sunda
yang dimaksud adalah cageur (sehat),
bageur (baik), bener (benar), singer (mawas
diri), dan pinter (pandai/ cerdas) yang
sudah ada sejak jaman Salaka Nagara tahun
150 sampai ke Sumedang Larang Abad ke-
17, telah membawa kemakmuran dan
kesejahteraan lebih dari 1000 tahun.
Sunda merupakan kebudayaan masyarakat
yang tinggal di wilayah barat pulau Jawa
dengan berjalannya waktu telah tersebar ke
berbagai penjuru dunia. Sebagai suatu suku,
bangsa Sunda merupakan cikal bakal
berdirinya peradaban di Nusantara, di mulai
dengan berdirinya kerajaan tertua di
Indonesia, yakni Kerajaan Salakanagara
dan Tarumanegara sampai ke Galuh, Pakuan
Pajajaran, dan Sumedang Larang. Kerajaan
Sunda merupakan kerajaan yang cinta
damai, selama pemerintahannya tidak
melakukan ekspansi untuk memperluas
wilayah kekuasaannya. Keturunan Kerajaan
Sunda telah melahirkan kerajaan- kerajaan
besar di Nusantara diantaranya Kerajaan
Sriwijaya, Kerajaan Majapahit, Kerajaan
Mataram, Kerajaan Cirebon, Kerajaan Banten,
Kerajaan Sunda (669-1579 M), menurut
naskah Wangsakerta merupakan kerajaan
yang berdiri menggantikan kerajaan
Tarumanagara. Kerajaan Sunda didirikan
oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda
(669 M). Menurut sumber sejarah primer
yang berasal dari abad ke-16, kerajaan ini
merupakan suatu kerajaan yang meliputi
wilayah yang sekarang menjadi Provinsi
Banten, Jakarta, Provinsi Jawa Barat , dan
bagian barat Provinsi Jawa Tengah.
Dihin pinasti anyar pinangih, Ulah pagiri-giri calik, ulah pagirang- girang
tampian, Ulah ngukur baju sasereg awak
Log in